SENANDUNG RINDU
SENANDUNG RINDU
rembulan menampakkan diri
hanya sepotong
terkikis awan kelam
kerinduan hanyalah siksa
hingga hati diterpa kehampaan
bintang-bintang menghiasi
cakrawala kalbu
hanya terdiam dalam bisu
menyaksikan betapa
nelangsanya jiwaku
ingin terbang tinggalkan bumi
mencari sinar asmara rinduku
asmara rindu yang sirna
tersapu badai cinta
kini hatiku semakin lara
semakin pilu
kala ingat malam bersamamu
menatap awan harapan
namun kini semua harapan
telah terhapus
angin sakal amartha kasih
yang meninggalkan puing-
puing kehancuran
namun kini saatnya
menikmati lantunan syahdu
nyanyian malam
dengan iringan napas
yang selalu terhiasi desah
harapan bahagia
sesaat menikmati alam lain
lewat lantunan mimpi
RIAN PASESA

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda